Lima tahun yang lalu, Intel mempunyai visi prosesor yang beroperasi pada frekuensi 20 GHz pada akhir dekade ini, tetapi saat ini kita mengetahui kalau masa depan akan berbeda dengan prediksi Intel. CPU akan tidak akan mengembangkan clock speed, tetapi menambah jumlah inti (core) yang akan dipakai; CPU "many core" pertama milik Intel akan beroperasi 33% lebih lambat dari prosesor Xeon tercepat hari ini tetapi akan mempunyai kinerja 15x lebih bagus, karena mendayagunakan 32 inti.
"Dual core" adalah sebuah terminologi yang tidak dipopulerkan oleh Intel. Intel yang tidak begitu mempromosikan dual core biasanya berbicara tentang multi core, sebuah terminologi yang mengacu ke sebuah proyek yang dinamakan "Kevet" dan menjelaskan kepada para analis kalau prosesor multi core berpotensi untuk dapat menggunakan beberapa lusin core dalam satu prosesor.
Dokumen yang didapat dari sebuah sumber TG Daily mengindikasikan kalau penggunaan "dozens of cores" mungkin belum akan datang dalam waktu dekat ini. Prosesor "Keifer", nama yang diberikan Intel untuk proyek prosesor many core akan didebutkan di antara tahun 2009/2010 dan mengintegrasikan 32 inti. Chip "Keifer" pertama akan diproduksi dengan teknologi 32 nm dan menggunakan 8 unit prosesor, masing-masing unit akan memiliki 4 core. Setiap unit juga akan mempunyai akses ke 3 MB Last Level Cache (LLC) dan 512 kB L2 cache.
Saat ini, Intel juga sudah mulai mencari informasi tentang produk-produk lain yang berpotensi menjadi kompetitor Intel dan berusaha untuk mengestimasikan kinerja dari produknya sendiri pada tahun 2010. Yang mengejutkan, Intel tidak menganggap Opteron dari AMD sebagai rival dari "Kevet" maupun "Keifer." Dokumen yang dilihat TG Daily mengacu desain "Keifer" ke arsitektur "Niagara" dari Sun, yang saat ini dipakai di prosesor "Ultra Sparc T1". T1 ini diluncurkan tahun lalu dengan menggunakan prosesor 8 inti 1.2 GHz dengan 3MB L2 cache dengan konsumsi energi maksimum hanya sebesar 72 Watt.
Intel tidak dapat menandingi kinerja T1 saat ini dan spesifikasi turunan dari "Niagara" masih merupakan spekulasi. Intel juga percaya bahwa "Niagara II" akan didebutkan sebagai prosesor 65 nm tahun depan yang akan berkinerja mulai dari 1.4 GHz dan memiliki kinerja 2x - 3x lebih baik dari T1 saat ini.
Para insinyur dari Intel percaya bahwa sebuah arsitektur baru, yang digosipkan untuk diluncurkan di tahun 2008 dan menggunakan 32 inti akan diperlukan untuk menandingi prosesor dari Sun di tahun 2009/2010. Keuntungan terbesar Intel adalah clock speed, Intel berpendapat kalau "Niagara III" tidak akan dapat beroperasi di atas 2.0 GHz, dan "Keifer" akan beroperasi di sedikitnya 2.0 GHz.
sumber by : http://udaramaya.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar