Kamis, 25 Maret 2010

SMS Gateway

Salah satu mode komunikasi yang handal saat ini adalah pesan pendek short messaging system (SMS). Implikasinya, salah satu model komunikasi data yang bisa dipakai adalah SMS. Artinya, SMS tersebut harus bisa melakukan transaksi dengan database. Untuk itu perlu dibangun sebuah sistem yang disebut sebagai SMS Gateway. Pada prinsipnya, SMS Gateway adalah sebuah perangkat lunak yang menggunakan bantuan komputer dan memanfaatkan teknologi seluler yang diintegrasikan guna mendistribusikan pesan-pesan yang di-generate lewat sistem informasi melalui media SMS yang di-handle oleh jaringan seluler. Secara khusus, sistem ini akan memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut:


1. Message Management dan Delivery

Pengaturan pesan yang meliputi manajemen prioritas pesan, manajemen pengiriman pesan, dan manajemen antrian. Pesan yang dilalukan harus sedapat mungkin fail safe. Artinya, jika terdapat gangguan pada jaringan telekomunikasi, maka system secara otomatis akan mengirim ulang pesan tersebut.


2. Korelasi

Berfungsi untuk melakukan korelasi data untuk menghasilkan data baru hasil korelasi. Pada sistem yang terpasang saat ini, arsitektur lalu lintas data melalui SMS sudah terjalin cukup baik. Hanya saja, keterbatasan akses data dan tujuan informasi SMS yang belum terfokus menyebabkan banyaknya jawaban standar (default replies) masih banyak terjadi SMS Gateway banyak digunakan dalam berbagai proses bisnis dan usaha. Proses bisnis dan bidang layanan yang bisa ditangani oleh aplikasi SMS Gateway, yaitu sebagai berikut :


1. Manajemen Inventori

2. CRM (Customer Relationship Management), misalnya Rumah Makan, Cafe, Executive Club, Stasiun Radio, Stasiun TV, Lembaga Pendidikan

3. Call Center dan SMS Pengaduan, misalnya Polisi, PLN, PAM, Instansi Pemerintah SMS Gateway memanfaatkan arsitektur teknologi komunikasi SMS untuk menerapkan aplikasi bernilai tambah dengan memanfaatkan komunikasi SMS untuk optimalisasi proses bisnis perusahaan dan peningkatan kualitas layanan dari institusi pelayanan publik.


Beberapa kemampuan SMS Gateway, yaitu untuk:

1. Memperbesar skala aplikasi teknologi informasi dengan menggunakan komunikasi SMS interaktif

2. Menyediakan aplikasi kolaborasi komunikasi SMS berbasis web untuk pengguna di institusi atau perusahaan

3. Menjangkau konsumen maupun pengguna jasa layanan institusi atau perusahaan secara mudah menggunakan komunikasi SMS interaktif.


sumber :

http://www.ittelkom.ac.id/library/index.php?view=article&catid=17%3Asistem-komunikasi-bergerak&id=404%3Asms-gateway&option=com_content&Itemid=15


Rubik untuk Tuna Netra

Permainan rubik saat ini banyak disenangi banyak orang. Rubik - rubik yang dijualpun bermacam warna dan bentuk. Sekarang ada rubik yang bisa dimainkan oleh tuna netra.



Rubik ini didesain dengan serangkaian kode-kode braile yang berbeda untuk mewakili satu warna. Jadi, bagi saya dan anda yang masih dikaruniai mata normal, rubik ini akan tampak hanya seperti rubik yang putih di semua sisinya. Baru terasa berbeda saat anda mencoba mengelus permukaannya.

Rubik ini sangat cocok untuk mereka yang tuna netra namun tetap terobsesi menyelesaikan rubik. Atau untuk anda yang suka menyelesaikan rubik dengan mata tertutup, rubik ini mungkin bisa menjadi pilihan dalam berlatih.

sumber : http://shirogadget.com

Jumat, 19 Maret 2010

MRAM: Teknologi Terbaru Memori Komputer, 10 Kali Lebih Cepat dari RAM

Kecepatan komputer selalu didambakan oleh siapa saja. Berbagai usaha dan penelitian terus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan komputer. Beberapa waktu yang lalu super komputer tercepat di dunia telah hadir untuk membantu militer amerika melakukan perhitungan. Kini giliran sebuah teknologi di bidang Memory komputer.

Sebelumnya Anda pasti pernah mendengar istilah RAM (Ramdom Access Memory) untuk menyebut memory komputer. Memory RAM ini memiliki berbagai jenis mulai dari EDO RAM, DDR1, DDR2 dan beberapa jenis lainnya.

Namun ternyata RAM saja belum cukup untuk memuaskan kebutuhan manusia akan tuntutan kecepatan. Oleh karena itu, Fisikawan dan Insinyur Jerman mengembangkan sebuah jenis memory baru.

Memory tersebut diberi nama Magnetoresistive Random Access Memory (MRAM), memory ini bukan hanya lebih cepat daripada RAM tetapi juga Lebih hemat Energi. Kehadiran MRAM sepertinya akan meningkatkan perkembangan mobile computing dan level penyimpanan dengan cara membalik arah kutub utara-selatan medan magnit.

IBM dan beberapa perusahaan pengembang yang lain berencana menggunakan MRAM, MRAM ini akan memutar elektron-elektron untuk mengganti kutub magnet. Hal ini juga dikenal sebagai spin-torque MRAM (Torsi putar MRAM) teknologi inilah yang kini sedang dikembangkan oleh para fisikawan dan insinyur Jerman.

Dengan membangun pilar-pilar kecil berukuran 165 nano meter, akan mengakibatkan magnet variabel pada atas lapisan akan mengakibatkan arus listrik mengalir dari bawah ke atas dan akan memutar posisi elektron. Medan magnet ini akan berubah dan hanya membutuhkan sedikit waktu untuk merubah kutub medan magnet ini. Kemudian kutub utara dan selatan akan bertukar.

Yang pasti, kecepatan MRAM mencapai 10 kali lipat kecepatan RAM. KEcepatan ini masih bisa terus dikembangkan dimasa depan.


sumber : http://shirogadget.com

SPRING

Spring adalah salah satu application framework untuk aplikasi berbasis Java, tepatnya J2EE. application framework itu adalah sekumpulan aturan atau standar yang disertai dengan library, yang digunakan untuk mempermudah, mempercepat atau membuat pengembangan aplikasi secara rapi sehingga bisa dikembangkan lagi dengan mudah di kemudian hari. Sedangkan J2EE –sekarang disebut Java EE– oleh situs Sun Microsystem dijelaskan sebagai

Java Platform, Enterprise Edition (Java EE) builds on the solid foundation of Java Platform, Standard Edition (Java SE) and is the industry standard for implementing enterprise-class service-oriented architecture (SOA) and next-generation web applications“.

Sederhananya, ini adalah edisi Java yang dipakai untuk mengembangkan aplikasi berskala besar atau enterprise. Edisi lainnya, Java SE (Standard Edition) adalah Java yang selama dipakai untuk mengembangkan aplikasi desktop kecil2an. Dan satunya lagi, Java ME (Micro Edition) sesuai namanya, untuk mengembangkan aplikasi untuk perangkat kecil seperti PDA, handphone, dll.. Ketika bicara tentang Spring, maka akan sering sekali terdengar istilah Inversion of Control (IoC) dan Dependency Injection Jadi mari lihat contoh berikut ini.

Semakin besar aplikasi yang dibuat, semakin banyak factory class yang diperlukan. Ini gak menguntungkan karena kebanyakan factory itu merupakan singleton sederhana, yang tugasnya membuat dan menghubungkan objek2, nggak bisa di-inherit sehingga banyak duplikasi. Kelebihan DI dengan Spring, menurut DevX.com adalah


… its ability to act as a factory to create objects. Spring reads a schematic defined in an external configuration file, creates and wires the objects together using reflection, and then passes the objects back to you. Think of Spring as a factory that you don’t have to write any code for.

Masih belum mengerti hal2 lain seperti AOP, DAO, dan ORM. Kesimpulan tentang Spring, katanya sih framework yang satu ini sangat mantep sekali. Ini garis besarnya

  • Spring bertujuan untuk meminimalkan dependency antar komponen aplikasi dan menyediakan plug-in architecture. Mungkin inilah yang mendukung terjadinya dynamic workflow. Jadi kita bisa pasang komponen aplikasi saat runtime tanpa perlu bongkar kode Java-nya.
  • Object linking di Spring didefinisikan di file XML, jadi kita bisa memasang komponen atau konfigurasi yang berbeda saat runtime.
  • Berbeda dengan factory yang invasive, di mana client sangat tergantung pada factory karena meminta objek ke sana, Spring menyediakan reference objek ke client yang membutuhkan. Spring secara aktif merangkai dependency dari objek yang gak kenal satu sama lain menjadi aplikasi yang utuh.
  • Kemampuannya ini berguna banget buat Test-Driven-Development di Xtreme Programming. Tapi mungkin artinya adalah bisa memudahkan untuk testing sana sini. Karena kode2 gak saling kenal, tp kalo mau disatuin juga gampang. Client gak perlu membuat objek baru (gak pernah membuat reference dengan keyword new), gak perlu lookup ke factory, Spring yang menyediakan dependency-nya secara runtime–dengan real maupun mock object.
  • Unit testing jadi mudah dilakukan karena gak ada dependecy yang hard-code, class2 yang ada saling gak kenal satu sama lain.

sumber : http://csui05.net

Senin, 08 Maret 2010

Intel Targetkan 32 Core Tahun 2010

Lima tahun yang lalu, Intel mempunyai visi prosesor yang beroperasi pada frekuensi 20 GHz pada akhir dekade ini, tetapi saat ini kita mengetahui kalau masa depan akan berbeda dengan prediksi Intel. CPU akan tidak akan mengembangkan clock speed, tetapi menambah jumlah inti (core) yang akan dipakai; CPU "many core" pertama milik Intel akan beroperasi 33% lebih lambat dari prosesor Xeon tercepat hari ini tetapi akan mempunyai kinerja 15x lebih bagus, karena mendayagunakan 32 inti.

"Dual core" adalah sebuah terminologi yang tidak dipopulerkan oleh Intel. Intel yang tidak begitu mempromosikan dual core biasanya berbicara tentang multi core, sebuah terminologi yang mengacu ke sebuah proyek yang dinamakan "Kevet" dan menjelaskan kepada para analis kalau prosesor multi core berpotensi untuk dapat menggunakan beberapa lusin core dalam satu prosesor.

Dokumen yang didapat dari sebuah sumber TG Daily mengindikasikan kalau penggunaan "dozens of cores" mungkin belum akan datang dalam waktu dekat ini. Prosesor "Keifer", nama yang diberikan Intel untuk proyek prosesor many core akan didebutkan di antara tahun 2009/2010 dan mengintegrasikan 32 inti. Chip "Keifer" pertama akan diproduksi dengan teknologi 32 nm dan menggunakan 8 unit prosesor, masing-masing unit akan memiliki 4 core. Setiap unit juga akan mempunyai akses ke 3 MB Last Level Cache (LLC) dan 512 kB L2 cache.

Saat ini, Intel juga sudah mulai mencari informasi tentang produk-produk lain yang berpotensi menjadi kompetitor Intel dan berusaha untuk mengestimasikan kinerja dari produknya sendiri pada tahun 2010. Yang mengejutkan, Intel tidak menganggap Opteron dari AMD sebagai rival dari "Kevet" maupun "Keifer." Dokumen yang dilihat TG Daily mengacu desain "Keifer" ke arsitektur "Niagara" dari Sun, yang saat ini dipakai di prosesor "Ultra Sparc T1". T1 ini diluncurkan tahun lalu dengan menggunakan prosesor 8 inti 1.2 GHz dengan 3MB L2 cache dengan konsumsi energi maksimum hanya sebesar 72 Watt.

Intel tidak dapat menandingi kinerja T1 saat ini dan spesifikasi turunan dari "Niagara" masih merupakan spekulasi. Intel juga percaya bahwa "Niagara II" akan didebutkan sebagai prosesor 65 nm tahun depan yang akan berkinerja mulai dari 1.4 GHz dan memiliki kinerja 2x - 3x lebih baik dari T1 saat ini.

Para insinyur dari Intel percaya bahwa sebuah arsitektur baru, yang digosipkan untuk diluncurkan di tahun 2008 dan menggunakan 32 inti akan diperlukan untuk menandingi prosesor dari Sun di tahun 2009/2010. Keuntungan terbesar Intel adalah clock speed, Intel berpendapat kalau "Niagara III" tidak akan dapat beroperasi di atas 2.0 GHz, dan "Keifer" akan beroperasi di sedikitnya 2.0 GHz.

sumber by : http://udaramaya.com