Sabtu, 17 April 2010

SQL Server Migration Assistants for MySQL, Aplikasi Gratis Migrasi MySQL Ke SQL Server


Berkutat dengan database memang kadang memusingkan, apalagi kalau kita terpaksa harus melakukan tindakan ketika sistem yang kita gunakan ternyata harus menggunakan database lain, mau tidak mau yang kita lakukan adalah mengubahnya.

Tapi kini kalau Anda dipaksa untuk harus mengkonversi database MySQL menjadi SQL Server, tampaknya tak akan menjadi hal yang sulit lagi untuk dilakukan. Microsoft belum lama ini telah menyediakan aplikasi gratis untuk melakukan migrasi database MySQL menjadi SQL Server.

Aplikasi yang dinamai SQL Server Migration Assistant (SSMA) for MySQL v1.0 tersebut tidak hanya bisa mengubah database MySQL menjadi database SQL Server 2005, tapi juga bahkan bisa mengubahnya menjadi SQL Server 2008 dan juga SQL Azure.

Pihak Microsoft menggaris-bawahi kalau aplikasi ini mampu mengotomatisasi aspek dari proses migrasi dari MySQL ke SQL Server 2005, SQL Server 2008 dan SQL Azure.

“SQL Server Migration Assistant for MySQL adalah aplikasi konversi terbaru yang mana juga mampu memproses Oracle, Sybase, Access dan analyzer untuk PowerBuilder. Alat ini didesain untuk menangani proses manual yang cukup rumit dimana ketika kita diharuskan untuk melakukan migrasi. Dalam menggunakan SQL Server Migration Assistants, pelanggan dan mitra usaha mengurangi cara manual, sehingga keuntungan yang didapat adalah lebih efisien waktu, biaya dan resiko ketika dilakukan migrasi. Menurut survei yang telah kami lakukan baru-baru ini, orang yang mengunduh SSMA 94% akan merekomendasikannya pada orang lain,” ungkap Erika Sommer, anggota tim pemasaran Microsoft SQL Server.

Microsoft SQL Server Migration Assistant yang saat ini dirilis oleh Microsoft sebagai aplikasi gratis, yang mana pengguna tidak akan dikenakan biaya sedikitpun. Kabarnya aplikasi ini akan terus disebarkan secara bebas bahkan setelah ketersediaan umum pada pertengahan 2010 mendatang.

“Sejak aplikasi SQL Server Migration Assistants for Oracle tersedia di bulan Juni 2005, Microsoft telah melihat lebih dari 250.000 penggunduh telah mengunduh aplikasi ini. Motorola, Simon & Schuster, Sony Ericsson dan Artesia adalah beberapa dari pelanggan yang menggunakan SQL Server Migration Assistant untuk melakukan konversi ke Microsoft SQL Server,” kata Sommer menambahkan.

Nah, Anda tertarik untuk mencobanya? Silahkan download dari link berikut ini.

SQL Server Migration Assistant 2008 for MySQL v1.0 CTP1 :

http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyID=0e6168b0-2d0c-4076-96c2-60bd25294a8e&displaylang=en

SQL Server Migration Assistant 2005 for MySQL v1.0 CTP1 :

http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyID=c6f14640-da22-4604-aaaa-a45de4a0cd4a&displaylang=en


sumber :www.beritateknologi.com

Twitter Hadirkan Direktori Online Untuk Proyek Open Source


Kalangan developer kini tampaknya semakin dimanjakan oleh media online. Hal ini merupakan kabar baik karena mendapatkan wadah untuk bereksperimen tentu akan mendorong lahirnya produk-produk open source baru nantinya.

Mendukung perkembangan open source, kini pihak Twitter turut memberikan sumbangsih tersendiri yang mana baru-baru ini dikabarkan baru saja meluncurkan direktori online yang dapat menampung proyek open source dari para developer. Proyek open source ini baik yang sedang dikerjakan atau telah selesai dikerjakan dan ingin dibagi oleh para developer.

Dari daftar yang disediakan direktori ini tampak cukup mengesankan. Ada berbagai proyek open source dengan bahasa pemrograman Ruby, Scala, Java, C/C++ dan berbagai tools gratis disediakan di sini. Beberapa di antaranya yaitu Cassandra, jaringan penyimpanan Facebook berbasis P2P yang sudah ada sejak tahun 2008 silam. Ada juga Murder, yang merupakan proyek open source yang menggunakan Bittorent. Di bagian bawah proyek open source tersebut terdapat keterangan singkat dan ada ikon Twitter yang dapat menghubungkan Anda dengan bagian layanan Twitter.

Dilihat dari halamannya direktori, dituliskan bahwa Twitter mencintai produk open source. Salah satunya karena Twitter sendiri dibangun dengan menggunakan aplikasi open source. Jadi bisa dikatakan proyek ini sendiri merupakan kontribusi dari Twitter terhadap kalangan developer open source.

sumber : www.beritateknologi.com

Celah Keamanan osCommerce Telah Diungkap Scareware

Membuat toko online memang saat ini mudah dilakukan oleh para developer. Apalagi sudah ada osCommerce yang menjadi salah satu pilihan tercepat dan termudah untuk membuat toko online dengan beberapa settingan yang tidak terlalu sulit. Tapi sekalipun begitu, ternyata ada bahaya mengintai engine osCommerce ini. Nah, jika Anda punya website yang menggunakan osCommerce silahkan pelajari celah berikut ini, setidaknya jangan sampai website Anda dibobol oleh orang yang tidak berkepentingan nantinya.

Distributor Scareware baru-baru ini berhasil menemukan celah keamanan yang terdapat pada website-website dengan engine osCommerce, hal ini dilakukannya demi melaksanakan kampanye BHSEO. Tingkat serangan diperlihatkan ke publik dan menunjukkan bagian script yang menjadi penyebab mudahnya server dibobol hacker.

Celah keamanan ini sendiri sebenarnya sudah terkuak sejak 31 Agustus 2009 yang mana sebenarnya sudah mulai dipublikasikan di Milw0rm oleh seorang pengguna dengan nickname Flyh4t. Oleh penasihat keamanan, yang mana diterbitkan oleh perusahaan Secunia menerangkan mengenai celah ini sebagai kesalahan dalam mekanisme otentikasi yang dapat dimanfaatkan untuk mem-bypass otentifikasi dan memperoleh akses ke folder admin serta halaman administrasinya.

Menurut sebuah laporan dari Unmask Parasites, setelah terjadi eksploit tersebut, beberapa script PHP yang ada di server berikut yang menjadi target serangan, yang mana beberapa contoh file tersebut adalah mm.php, sh1.php, betty.php dan lname.php.

Untuk script pada file betty.php sendiri memiliki tujuan untuk menghasilkan URL dengan format : http://namadomain.com/betty.php?q=keywords yang selanjutnya akan diindeks oleh search engine dan menghasilkan hasil pencarian untuk istilah sesuai keyword tadi. Script HTML juga akhirnya tersimpan di direktori cache.

Sedangkan script lname.php mampu mengalihkan halaman pengunjung ke situs jahat yang merupakan halaman yang menawarkan antivirus tipuan. Pihak Scareware sendiri melalui kampanye ini cukup baru dan memiliki kemampuan deteksi AV tingkat rendah di VirusTotal.

Untuk script mm.php digunakan untuk mengupload file ke server langsung. Sedangkan script sh1.php digunakan sebagai PHP Web shell. Kalau Anda menemukan beberapa file jenis ini di web server bisa jadi server tersebut sudah dieksploit. Unmask Parasites juga menekankan bahwa “Google Webmaster Tools dapat membantu Anda untuk mendeteksi serangan tersebut. Laporan ’search queries’ yang dimilikinya akan dapat mengungkapkan masalah keamanan lainnya, jadi setidaknya dengan menggunakan GWT ini seminggu sekali akan sangat membantu sekali.”

Sampai berita ini diterbitkan, penanganan dan perbaikan dari pihak osCommerce sendiri belumlah tampak, dan sepertinya ini juga terjadi bahkan di versi osCommerce 2.2 RC2a. Bagaimana pun serangan ini dapat dicegah dengan membatasi akses ke direktori admin melalui setting di .htaccess. Atau kalau memang mau, Anda bisa mengganti nama direktori ini dan menghapus file-manager.php untuk meningkatkan keamanan situs osCommerce Anda.

sumber : www.beritateknologi.com

WebKit2 Teknologi Framework Browser Web Terbaru dari Apple




Apple baru saja mengumumkan WebKit2, teknologi baru pengembangan dari webkit versi pertama.

Menurut Apple, WebKit2 ini didesain untuk mendukung model proses terpisah, maksudnya untuk pemrosesan content web berbeda, seperti JavaScript, HTML, layout, dll akan ditangani proses yantg berbeda pula.

Teknik ini digunakan juga oleh Google Chrome tetapi bedanya proses atau mekanisme ini dibuat di dalam framework WebKit2, sehingga dapat dimanfaatkan oleh klien atau aplikasi lain.

Perlu diketahui bahwa teknologi webkit ini sudah digunakan oleh banyak browser, yaitu browser Safari di iPhone, browser Android dan Nokia S60.

Versi baru WebKit ini dapat mendatangkan perubahan yang cukup besar dalam cara kerja browser mobile. Apple telah membuka kode program WebKit ini bagi para pengembang baik Mac maupun Windows.

sumber : www.beritateknologi.com

Jumat, 09 April 2010

Windows NT 5.x

Keluarga sistem operasi Windows NT 5.x dimulai saat Windows 2000 dikembangkan, yang secara internal di dalam Microsoft disebut sebagai Cairo dan kemudian diubah menjadi Windows NT 5.0, sebagai calon penerus sistem operasi Windows NT 4.0 yang rencananya hendak dirilis pada tahun 1998, dua tahun setelah NT 4.0 dirilis. Tetapi, ketika sampai pada September 1998, NT 5.0 belum selesai dikerjakan (masih pada tahap beta 2 yang dirilis pada Agustus 1998) dan akhirnya peluncurannya pun ditunda hingga akhir tahun 1999 atau pada awal 2000. Pada waktu itu, Microsoft pun menunjukkan bahwa masa depan sistem operasi Windows adalah penggabungan antara kemudahan yang dimiliki oleh Windows untuk pengguna rumahan (Windows 95/98/ME) dengan kestabilan dari kernel Windows NT. NT 5 diharapkan merupakan perwujudan dari ide seperti itu.

Beta 2 dari NT 5 yang dirilis pada bulan Agustus 1988 menampilkan fitur-fitur baru, yakni Personalized Start Menu, dukungan perangkat keras yang lebih baik dan akhir bagi petaka ”DLL hell” . Setelah itu, Microsoft mempublikasikan bahwa Windows NT 5 ditujukan secara terbatas untuk sistem operasi yang berorientasi bisnis, mengingat mengintegrasikan beberapa fitur dari Windows 98 semacam WebTV for Windows ternyata menambah lama waktu pengembangan Windows NT 5.

Akhirnya pada 27 Oktober 1998, Microsoft mengubah namanya menjadi Windows 2000, menyebabkan nama NT 5 menjadi sejarah saja.

Meski Window NT terdahulu merupakan sebuah sistem operasi yang multiplatform (dapat berjalan di atas platform x86, DEC Alpha, MIPS, dan IBM PowerPC), Windows NT 5.x hanya mendukung sistem x86 saja. Pada tahun 2002, saat merilis sistem operasi Windows XP 64-bit Edition, Windows NT 5.x juga mendukung platform 64-bit IA-64 (Itanium dan Itanium 2).

Pada tahun 2005, Windows NT 5.x juga diperbarui lagi agar dapat mendukung platform x86-64, yang dapat menjalankan processor AMD Optron, AMD Athlon 64, AMD Turion, serta Intel Xeon dan mengeluarkan semua kemampuannya.

Saat ini, sistem operasi terbaru, Microsoft Windows Vista, yang merupakan penerus Windows NT 5.x, memiliki nomor versi 6.0.6000


sumber : wikipedia.org